Fakta selalu berbicara apa adanya, begitu juga, kenyataanya orang yang
gagal selalu melakukan enam kebiasaan yang membuang-buang waktu dan
akhirnya tanpa disadari terjadi berulang terus-menerus sepanjang
hidupnya.
Fakta pertama adalah masalah kemalasan. Malas adalah penyakit yang mudah
menular, bahkan pada tingkatan yang kronis, penyakit malas bahkan dapat
membahayakan jiwa orang tersebut dan orang-orang disekitarnya. Salah
satu contoh bentuk kemalasan adalah waktu yang dipakai untuk tujuan yang
tidak berguna dan bermanfaat bagi orang tersebut, bahkan bukan juga
untuk beristirahat.
Fakta kedua adalah masalah penundaan. Penundaan bagi segala sesuatu,
sesungguhnya untuk masalah yang sepele, juga akan berkibat fatal bagi
orang yang selalu menunda-nunda dan mengesampingkan hal-hal yang
seharusnya bisa dikerjakan sekarang.
Fakta yang ketiga adalah menyangkut masalah gangguan-gangguan yang
selalu mengakibatkan waktu penting terbuang percuma untuk hal yang kecil
dari masalah sepele, sehingga memperbesar pokok permasalahan yang
utama.
Fakta keempat, ketidaksabaran juga membuat manusia menjadi kurang
teliti, kurang persiapan, ceroboh, atau keegoisan hati yang biasanya
juga mengakibatkan kesalahan dalam penggunaan waktu.
Fakta kelima, kepuasan sesaat, yang ternyata dapat mengakibatkan
orang-orang menjadi sombong, terlena akan keberhasilannya sehingga
kemalasan mulai mucul dan akhirnya membuat orang tersebut kembali jatuh
dan harus memulai dari awal lagi.
Fakta yang terakhir, dan juga yang paling menentukan keberhasilan dari
seseorang kelak adalah tidak adanya sebuah perencanaan baik jangka
pendek maupun jangka panjang dalam hidupnya. Rencana adalah sebuah
pondasi dalam mebangun struktur kesuksesan, apabila rencana tersebut
tidak disusun dengan baik dan dilaksanakan, maka kesuksesan dengan
sendirinya juga tidak tercapai dengan maksimal.
William A. Ward pernah mengatakan bahwa; Seseorang yang sukses adalah
orang yang memutuskan untuk sukses dan kemudian mengerjakannya.
Seseorang yang gagal adalah orang yang memutuskan untuk sukses dan
kemudian mengharapkannya.
Seseorang yang memutuskan untuk gagal adalah orang yang gagal untuk
memutuskan dan kemudian menunggu”. Dengan mengutip dari
kata-kata bijak tersebut, saya menyimpulkan bahwa kegagalan terjadi
karena tidak adanya etos kerja keras yang dibangun setiap hari dalam
mencapai sebuah kesuksesan oleh seseorang. Ingat sebuah kalimat dari
Soichiro Honda yang mengatakan;Keberhasilan mengandung 99% kegagalan;.
Popular Posts
-
Travis Landon Barker (born November 14, 1975) is an American musician and producer, most noted as the drummer for the American rock ba...
-
untuk post kali ini saya merangkum puisi puisi yang indah buat kalian baca . SELAMAT PAGI CINTAKU Puisi Ressa Elia Semoga hari ini...
-
Halo Fredy, lagi sibuk apa nih? Halo juga, sekarang kita sedang sibuk update produk-produk terbaru untuk Pearl & Pearl dan Fairy Box, k...
-
Pria Ini Berikan Ganja untuk Putrinya yang Sekarat "Warna Kulitnya kembali, matanya bersinar lagi. Tubuh kecil yang lemah karena...
-
Halo semua… mari kita mengingat kembali inti dari spiritualitas adalah CINTA/KASIH & KESADARAN. Cinta, cintailah diri sendiri, manus...
-
Fakta selalu berbicara apa adanya, begitu juga, kenyataanya orang yang gagal selalu melakukan enam kebiasaan yang membuang-buang waktu dan ...
-
homoGay umumnya suka memakai baju yang ketat, biar keliatan lekuk tubuhnya. Karena bentuk body bagi seorang gay adalah nilai jual tersendi...
-
Perfect World adalah sebuah permainan 3D MMORPG yang berdasarkan pada Mitologi Cina, yang berada pada sebuah dunia bernama Pangu.yang d...
-
Tips Cara Melangsingkan Tubuh Secara Alami Dan Cepat Teh hijau Selain air putih, ganti minuman Anda dengan teh hijau. Sebab teh hijau...
-
Biography “When I drove to LA when I was 18, from my parent’s home in Grosse Pointe, I never thought I would be standing on the stage wi...